Gejala, Penyebab dan Pencegahan Penyakit Malaria

Galang Fadillah R.

gejala, penyebab dan pencegahan penyakit malaria

Malaria adalah penyakit yang disebabkan karena parasite bernama plasmodium atau nyamuk malaria, Parasit ini ditularkan ke manusia lewat gigitan nyamuk bernama Anopheles.

Nyamuk malaria berbeda dengan nyamuk demam berdarah, baik dari ciri fisik ataupun kebiasaan menggigitnya.

Biasanya nyamuk Anopheles menggigit saat pagi dan sore sampai malam hari, sedangkan nyamuk demam berdarah atau Aedes Aegypti menyerang pada siang hari saja. Oleh sebab itu, selalu hindari gigitan nyamuk agar tak terkena penyakit malaria ataupun demam berdarah (DBD).

Setiap tahunnya lebih dari 1,2 juta orang meninggal karena terkena penyakit malaria di seluruh dunia, Demikian menurut data terbaru yang telah berhasil dimuat pada jurnal kesehatan Inggris, The Lancet.

Angka itu ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan WHO yaitu Organisasi Kesehatan Dunia yang sebelumnya memperkirakan hanya sekitar 655.000. Dari dulu sampai dengan sekarang, Afrika masih menjadi negara dengan  grafik tertinggi penderita malaria di dunia.

Gejala yang Muncul Akibat Penyakit Malaria

Gejala malaria akan muncul antara satu minggu sampai dua minggu setelah anda terkena infeksi, Meskipun jarang terjadi, ada juga gejala penyakit malaria yang baru saja muncul setelah setahun terkena gigitan nyamuk malaria tersebut.

Setiap jenis malaria menimbulkan gejala yang berbeda – beda, semua itu tergantung pada masa inkubasi parasite tersebut, yaitu waktu antara gigitan nyamuk sampai dimulainya gejala awal.

Masa inkubasi plasmodium falciparum adalah sekitar 1 sampai 2 minggu, sedangkan inkubasi plasmodium vivax adalah 2 sampai 3 minggu, Kedua jenis parasit itulah yang paling sering menjadi penyebab malaria di Indonesia.

Gejala – gejala awal malaria antara lain :

  1. Demam yang naik turun.
  2. Sakit kepala yang berlebihan yang tak kunjung sembuh.
  3. sering mengeluarkan keringat dingin.
  4. Sering mual dan juga muntah – muntah.
  5. Mengalami nyeri otot.
  6. Diare atau mencret tanpa adanya sebab.

Pengulangan ini akan terjadi setiap hari, dua hari sekali, atau bahkan tiga haris sekali tergantung jenis malaria yang menginfeksi diri anda, Gejala malaria khas lain adalah kulit yang agak menguning karena rusaknya sel darah merah dan juga hati.

Sekilas gejala malaria sesungguhnya mirip dengan gejala flu batuk biasa  Namun ada juga gejala yang khas dari malaria, yaitu siklus menggigil, demam, dan juga berkeringat dingin yang terjadi secara berulang-ulang kali.

Penyebab Malaria yang Sebenarnya

Plasmodium adalah jenis parasit yang menjadi penyebabnya penyakit malaria, Ada banyak sekali jenis parasit ini, bahkan ada yang mencapai 170-an, tetapi dari banyaknya jenis plasmodium, hanya ada empat sampai lima yang menyebabkan penyakit malaria.

Beberapa plasmodium penyebab malaria antara lain:

  • Plasmodium falciparum. Adalah jenis yang terdapat banyak di Afrika dan beberapa negara Asia, termasuk juga Indonesia, Dibanding lainnya, jenis ini lebih berbahaya dan paling sering berujung kematian.
  • Plasmodium vivax. Banyak terdapat pada wilayah Asia Tenggara, tepi jenis ini sangat jarang menyebabkan kematian, dan pengobatan dapat dilakukan.
  • Plasmodium malariae. Terdapat di wilayah Afrika dan bisa berdiam diri di aliran darah tanpa menimbulkan gejala apapun selama setahun penuh.
  • Plasmodium ovale. Sangat jarang menginfeksi seseorang, akan tetapi bukannya tidak mungkin, Parasit ini banyak terdapat pada wilayah Afrika bagian barat.

Pencegahan Agar Tak Kena Penyakit Malaria

Malaria pada umumnya dapat dihindari dengan sangat mudah,  Menghindari gigitan nyamuk merupakan pencegahan malaria yang paling utama.

Ada banyak sekali yang dapat anda lakukan agar tidak tergigit nyamuk malaria, Misalnya dengan memakai lotion anti – nyamuk, memakai pakaian yang tertutup, menambahkan kelambu nyamuk pada tempat tidur, memakai selimut yang rapat, dan lain sebagainya.

Jika anda mengalami beberapa gejala malaria diatas, segera temui dokter agar dapat dilakukan diagnosis dan penanganan secepatnya, Biasanya tes darah akan dilakukan untuk mengetahui seseorang telah terkena malaria atau tidak.

Baca Juga :
– Cara Mengobati Sakit Flu
– Obat Masuk Angin Alami Tradisional Yang Ampuh dan Aman
– Penyebab Penyakit Diabetes yang Harus Diketahui

You Might Also Like

Most popular articles related to Gejala, Penyebab dan Pencegahan Penyakit Malaria